Menafsirkan Kebisuanmu..


Aku menjadi gila karenanya.karena sikapnya yang begitu dingin.dan membunuhku dengan kebisuannya.namun aku tak pernah bisa menyingkirkannya dari hatiku.
"Jel,temenin gue ke toko buku,yuk..! Gue bosan nih di kelas.." Ayu kembali mempraktekkan rayuan mautnya .dia sangat tau aku tak bisa menolak ajakannya.

"Hmm..baiklah." jawabku lesu namun masih mampu melempar senyum padanya.

Dia seorang gadis yang cantik dengan kacamata.bukan,dia bukan seperti cewek cupu yang ada di
film2.Rambutnya terurai panjang dengan sedikit gelombang di ujungnya.Dia sangat suka dengan novel dan film romantis.apalagi drama korea.tak satupun yang terlewatkan olehnya.berbeda denganku,yang tidak terlalu tertarik dengan hal2 semacam itu.aku bukanlah seseorang yang meng-Agungkan cinta dan tidak juga menganggap cinta adalah segalanya.

Ayu berlari kecil saat melihat novel terbaru yang ia cari,meski kami baru saja sampai di tempat itu.
"Jeliaa,ini dia nih yang gue cari.huh udah nggak sabar pengen baca," katanya dengan tingkah yang sedikit berlebihan.
"Bagus deh kalau udah ketemu.." jawabku dengan memaksakan senyum.

Entah kenapa hari itu sangat aneh bagiku.aku tidak pernah secuek ini sebelumnya.terutama pada ayu.semangatku seolah tersingkirkan,entah karena apa.
"Findo..?"ucap ayu lalu mendekati seseorang.aku tidak tau siapa dia.mungkin teman atau saudara jauh ayu.karena aku tak pernah melihat dia sebelumnya.
"Hei,yu.." jawab pria itu dengan melempar senyum pada ayu.
"Loe udah balik dari Singapura ?kapan ?aduh loe tambah tinggi aja sekarang,ganteng lagi.." rayuan maut ayu kembali beraksi.
"Haha..bisa aja loe yu." balasnya sambil tertawa kecil.
"Oh ya,kenalin nih,temen kuliah gue,Jelia.Jel,ini findo temen SMA gue." kata ayu dengan cerianya.

Selesai perkenalan itu ayu merengek memaksa aku untuk ikut makan bersama mereka.well,pikiranku sedikit kacau ketika itu.mereka pasti akan ngobrol tentang masa2 SMA mereka dan aku bukan bagian dari itu.mau nggak mau aku ikut juga.rayuan maut ayu selalu berhasil padaku.

Setiba di tempat makan itu obrolanpun berlanjut.ekspetasiku salah.ayu dan findo sama sekali tidak membahas tentang masa SMA mereka.justru aku menjadi narasumber untuk mereka berdua.banyak hal yang ditanyakan padaku.Ayu juga ikut2an.padahal dia tau semua tentangku.Aku mulai tidak nyaman dengan itu.Aku berdiri dan pamit.

"Yu,gue duluan yah.tiba2 gue nggak enak badan nih." kataku dengan alasan terbaik yang ku punya.
"Eh loe sakit jel ?"balas ayu kaget.
"Aduh sorry banget nih gue nggak bisa nganterin loe balik.soalnya nyokap nitip sesuatu dan gue belum sempet beli."kata ayu dengan nada penyesalan.
"Aduh yu,nyantai aja kali.gue bisa balik sendiri kok."senyumku mekar untuk ayu.
"Biar aku aja yang nganterin."suara findo masuk pada pembicaraan kami.
"Nggak usah,aku bisa sendiri kok."jawabku sesopan mungkin.

Ayu sangat menyetujui tawaran findo.dan kembali membujukku untuk mengikuti kemauannya.aku berkali-kali menolak namun gagal.dengan terpaksa aku pulang dengan findo.
Aku tak bicara apapun dengannya sepanjang perjalanan.Dia begitu memahami ekspresi kesalku.Namun dia tetap saja santai,seolah tak merasa bersalah.Sesekali dia melirikku dan tersenyum.senyuman yang tak ku mengerti apa arti di baliknya.Sesampai dirumah,aku cuma bilang thanks lalu meninggalkannya.meski saat itu dia sedang membuka mulut untuk berbicara.

Aku merebahkan tubuhku dengan kasar di ranjang.entah kenapa hari ini aku begitu sensitif.akupun kesal dengan diriku.aku melakukan banyak kesalahan hari ini,pada ayu dan findo.yang sebenarnya mereka tidak melakukan kesalahan apapun.namun kecipratan "Bad Day"nya aku.

well,aku tak menyangka jadi begini.Maksudku,findo,dia selalu berkeliaran di otakku.Mondar mandir di pelupuk mataku.dan bak pangeran yang dengan gagahnya menguasai hatiku.padahal aku hanya bertemu sekali dengannya..bagaimana bisa secepat itu dia mencuri hatiku ?

Well,jika aku adalah ayu,mungkin saja.tapi ini sangat tidak masuk akal bagiku.ini di luar kelogikaanku.namun meski aku sedang di hujam asmara.aku tetap berusaha bersikap seperti biasa pada ayu.namun findo tak muncul lagi setelah itu.ia menghilang saat aku sangat membutuhkannya.pengobat rindu yang terus meracuniku.sampai suatu ketika,
"Yu,Findo kemana ?"tanyaku pada ayu.
"Entahlah,dia nggak ngasih jadwal hariannya ke gue,jadi gue nggak tau."balas ayu dengan candaan.
"Huh,gue serius yu !"dengan raut wajah yang mulai kesal.
"Hahaha,loe kangen dia,Jel ?noh di belakang."sahut ayu.
"Kangen ?yaa nggak lah,apaan sih loe.eh,ada apa di belakang gue ?"kataku sambil menoleh ke belakang.

Sesosok pria tengah berdiri di sana,Findo.dia melempar senyum sebentar,lalu senyum itu lenyap.dia sangat berbeda hari ini.sangat dingin,tak banyak bicara.dimana yang ku tau,sebelumnya dia ceria.tidak jauh berbeda dengan ayu.dinginnya itu merambah ke arahku,dan sepertinya tertuju padaku.tatapan mata yang tidak bisa ku artikan.
"Findo ?"kata itu ku ucapkan dengan kaget.
"Gue duluan yah."kata ayu lalu pergi begitu saja.
"Hay,Jel."katanya dengan nada kaku.

Hari itu dia mengajakku ke sebuah tempat.namun aku tak mengenal dia yang sekarang.dia membisu di hadapanku.tanpa senyum,tanpa tawa,dan hanya menatap danau itu dengan kaku.aku bingung harus bersikap apa.aku tak pernah menjalani keadaan seperti ini.duduk berdua dengan seorang pangeran tampan,namun dengan kebekuan.bukan tubuhnya,tapi sepertinya itu keluar dari sesuatu di dalam jiwanya.

Dia mengajakku pulang hanya dengan satu kata "Ayo..".hatiku terenyuh,ada sebuah benda tajam yang menancap di tengahnya,bersimbah darah.
"Ada apa Findo ?aku merasakan sesuatu yang buruk padamu,apa itu karenaku ?"hatiku merintih.
tangisku pecah ketika itu.Findo yang melangkah lebih dulu di depanku terhenti.dan kaget saat melihat wajahku telah basah oleh air mata.
"Jel,kamu kenapa ?"tanya findo penuh kekhawatiran.
"Ada sesuatu yang menyakitiku."jawabku yang masih menangis.
Findo terdiam,berpikir cukup lama.ia tau bukan fisikku yang terluka.
"Apa itu ada hubungannya denganku ?"tanyanya lagi.
"Kamu tau betul itu karena apa."jawabku yang kini mulai menatapnya.membiarkan dia menyelam di mataku dan memahaminya.
"Itu tidak mungkin."dia membelakangiku.
"Kenapa tidak ?"sahutku dengan meraih tangannya.menggenggam erat jemari itu.
Dia melepaskan tanganku lalu pergi begitu saja.aku terpukul atas kejadian itu,mengguncang jiwaku.

Setelah beberapa bulan dia tak kembali,membiarkan aku sendiri menanggung luka.hidup dengan bayangannya dalam khayalan yang tak bertepi.
"Jel,buka pintunya.ini gue,Ayu."suara itu terdengar dari balik pintu kamarku.
Aku hanya diam,tak peduli lagi pada apa yang terjadi.
"Gue masuk ya.."suara itu disertai dorongan pintu yang memang tidak aku kunci.
Aku terkejut,ketika yang masuk bukanlah ayu,tapi findo.orang yang selama ini ku ratapi. 
"Jel,maaf.."katanya saat menyadari aku menatapnya dengan tajam.namun ku rasa dia tidak takut.karena dia terus mendekatiku dan duduk di pinggir ranjangku.
"Hmm.sudah lama ya,aku sangat merindukanmu."kata itu mengalir dari bibir indahnya.
"Rindu ?benarkah ?setelah sekian lama ?"kataku menyerang dengan pertanyaan.
"Yah,maaf aku tak pernah jujur padamu.maaf karena aku telah membisu.saat kamu terluka,aku jauh lebih terluka.karena luka itu adalah kesalahanku.aku harap aku tidak terlambat untuk menyadari ini.Jel,aku sayang banget sama kamu.aku jatuh cinta saat pertama kali melihatmu.aku bingung saat kamu cuek dan kesal.karena itu aku memilih untuk menjauh.tapi ternyata pilihanku salah,pilihan itu melukai banyak hati,hatimu dan hatiku,serta ayu yang terluka melihatmu begini.Jelia,jadilah pendamping hidupku untuk selamanya."
Findo meraih tanganku dan menciumnya.seketika itu tangisku mereda.luka itu perlahan hilang.beribu pertanyaan yang dulu tersirat kini telah terjawab.tidak ada alasanku untuk tidak bahagia.ini bukan kesalahannya.aku yang tidak merespon dengan baik kehadirannya.namun kini,aku tidak ingin kehilangannya lagi.bahkan untuk sedetikpun.
"Kenapa baru sekarang ?aku menunggu ini cukup lama."kataku sambil memeluknya.

                                                                  The End

0 komentar:

Post a Comment

Notes :
- Harap Berkomentar Sesuai Dengan Judul Bacaan..
- Tidak Diperbolehkan Mempromosikan Barang atau Berjualan..
- Bagi Komentar yang Menautkan Link Aktif Dianggap Spam..
Selamat Berkomentar :)