Malam.

saat yang paling aku rindukan akhirnya datang,well saat saat langka dimana aku bisa dengan kebebasan menatap indahnya malam.dan rembulan tepat di atas kepalaku.
aku bercerita banyak padanya,disetiap kesempatan aku selalu menemuinya.ia tak menjawab,namun ia mengerti.ia menemaniku dengan kesetiaan.
inilah waktu terindah,dimana langit menjadi gelap kelabu.bergantung di sana pelita hidup.dan keheningan merampas semua kegelisahan hatiku.
malam,ia membiarkanku menangis,melepaskan sesuatu yang membuat dadaku sesak.saat aku tertunduk,merasa tak berdaya pada keadaan,ia seakan membelaiku,penuh dengan kelembutan.
air mata itu tepat jatuh dihatiku,karena aku selalu menelannya,hanya membiarkan ia jatuh ke dalam,tanpa setetespun membasahi wajahku.
malam tau aku tak seutuhnya bersedih,sebahagian jiwaku melayang entah kemana,dan sebahagiannya tetap tinggal bersamaku,hanya untuk membuktikan bahwa aku hidup dan menunjukkan kepada mereka bahwa aku baik baik saja.
malam,ia memberiku kehidupan.jika seseorang memulai kehidupannya di pagi dan siang hari.aku hanya merasa aku hidup di malam hari.dimana aku mempunyai waktu untuk berbincang dengan diriku.bertanya pada rembulan dan terkadang menangis di hadapan sang bintang.
aku bahagia saat aku sendiri,beban kehidupan menghindariku saat malam tiba.malam membuat takut sesuatu yang ingin merusak kebahagiaanku.karena itulah aku merdeka di gelapnya malam.aku menemukan kebahagiaan di kesunyian.dan aku menjadi diriku seutuhnya saat malam tiba.

0 komentar:

Post a Comment

Notes :
- Harap Berkomentar Sesuai Dengan Judul Bacaan..
- Tidak Diperbolehkan Mempromosikan Barang atau Berjualan..
- Bagi Komentar yang Menautkan Link Aktif Dianggap Spam..
Selamat Berkomentar :)